Header Ads

10 Fakta Menarik Kota Singaraja

Singaraja dari dulu hingga sekarang tetap menarik, Kota tua yang berada ditepi laut ini dirindukan untuk di kunjungi.Beberapa fakta menarik kota  Singaraja versi asrot.com seperti berikut ini :

Fakta menarik pertama, Kota Singaraja pernah memegang peranan yang  penting saat setelah Indonesia Merdeka, Kota ini dijadikan Ibu Kota Sunda Kecil dengan wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur  dimana sebagai Gubernur Sunda Kecil saat itu adalah Mr. I Gusti Ketut Pudja.

Fakta menarik kedua, Saking menariknya sampai-sampai Sir Stamford Raffles jatuh cinta dan ingin membangun kota pelabuhan dengan nama Singapura namun tidak mendapat restu dari penguasa saat itu akhirnya mendirikan di  negara Singapura saat ini.

Fakta menarik ketiga, Ternyata Sekolah Dasar  pertama di Bali ada di Kota Singaraja yaitu Sekolah Rakyat (sekolah dasar) pertama di Bali ini dikenal dengan nama Tweede Klasse School yang didirikan tahun 1875, saat ini  sebagai  SDN 1 Paket Agung.

Fakta menarik keempat, Begitu juga untuk Sekolah Menengah Atas yang pertama kali di Bali ada di Singaraja dimana saat waktu itu disebut sebagai Hogere Middelbare School (Sekolah Menengah Atas), yang kini bernama SMAN 1 Singaraja.

Fakta menarik kelima, Kota Singaraja selain berada di tepi pantai juga berada  dalam kabupaten Buleleng sebagai kabupaten dengan wilayah terluas dibanding kabupaten lainnya di Provinsi Bali.

Fakta menarik keenam, Tahun 1895, Singaraja sudah kedatangan kelompok komedi stamboel dari Surabaya, dimana pada masa itu hiburan komedi jenis ini sangat populer.

Fakta menarik ketujuh, terdapat  museum tempat menyimpan lontar dan juga  sebagai perpustakaan lontar satu-satunya di Indonesia bahkan di Dunia yang menyimpan 4000 lontar yang disimpan dalam kotak kayu.

Fakta menarik delapan, Dari Singaraja-lah  Ida Ayu Nyoman Rai, ibu dari Soekarno, Presiden Indonesia pertama berasal.

Fakta menarik sembilan, Hanya di Singaraja, cara komunikasi warganya yang khas dan unik. Dengan gaya percakapan sehari-hari  menggunakan Bahasa Bali apa adanya yg cenderung kasar (namun dianggap  biasa dan akrab bicara dengan teman juga sahabat) kekhasnya dalam bicara juga kadang bercampur Bahasa Indonesia,Tionghoa, dan arab, terlepas dari siapapun lawan bicaranya misal  Cai, awake, nani, kola, siga, dst, Ada juga sebutan “ana” (=saya) dan “ente” (=anda), goceng,gocap, ceban tatanan bahasa tersebut sepertinya  menandakan di Singaraja sejak dulu telah terjadi akulturasi budaya, etnis dan agama dalam kehidupan bermasyarakat.

Fakta menarik ke Sepuluh, Hanya di Singaraja ada Es Bir, tapi ini bukan ‘bir’ yang beralkohol,disebut Es Bir,, Kalau dari rasanya semacam es gula plus jeruk nipis ditambah dengan es batu, dan sedikit kelapa muda,enak kok rasanya. Sangat cocok diminum siang hari karena rasanya segar.


No comments:

Powered by Blogger.