Header Ads

10 Profesi ini akan Terancam Punah, Digantikan Mesin

Dengan kemajuan teknologi banyak hal dapat diatasi dengan cepat. Banyak  pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh tenaga manusia diperkirakan akan tergantikan dengan Mesin. Seperti yang pernah dimuat Glassdoor sebuah situs komunitas pencari kerja, otomatisasi akan meningkat tajam  pada tahun 2033 mendatang saat itu, diperkirakan sebanyak 47 persen dari pekerjaan yang ada saat ini akan diambil alih oleh tenaga mesin.
 
Berikut ini , Pekerjaan-pekerjaan yang diperkirakan akan tergantikan oleh tenaga mesin dalam beberapa tahun mendatang seperti dikutip dari Mashable.

1. Teller bank

Saat inipun pekerjaan yang satu ini sudah mulai  dibantu oleh mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Saat ini, nasabah bank dapat mengambil uang tunai, transfer dana, membayar tagihan, hingga membeli pulsa melalui mesin ATM. Melalui sebuah mesin khusus lainnya, nasabah pun dapat menyetor uang tunai ke rekeningnya.

Meskipun begitu, jenis pekerjaan ini masih belum digantikan oleh mesin sepenuhnya. Menurut Bureau of Labor Statistics (BLS) AS, tidak ada perubahan yang terlalu signifikan pada jumlah tenaga kerja ini hingga tahun 2022 mendatang.

2. Kasir

Kasir merupakan salah satu contoh lain pekerjaan yang dapat digantikan dengan mesin. Beberapa toko besar di AS dan negara-negara Barat lainnya sudah menyediakan sebuah mesin khusus untuk layanan mandiri para pembelinya.

Nantinya, para pembeli bisa memindai dan melakukan pembayaran secara mandiri melalui mesin tersebut. Hingga saat ini, mesin mandiri tersebut diketahui sudah berjumlah 430.000 unit di seluruh dunia, meningkat hingga empat kali lipatnya dari tahun 2008 lalu.

3. Resepsionis

Tugas menerima panggilan telepon yang biasanya dimiliki oleh resepsionis saat ini sudah mulai dikerjakan oleh mesin penjawab atau sistem asisten virtual. Salah satu sistem yang mulai terkenal adalah virtual receptionist.

Di negara dengan teknologi maju seperti Jepang, peran resepsionis bahkan sudah tergantikan robot sungguhan. 

4. Operator telepon

Sama seperti resepsionis, tugas penerima panggilan dari konsumen sudah mulai tergantikan mesin penjawab otomatis.

5. Tukang pos

Peran surat berbentuk fisik saat ini sudah tergantikan oleh e-mail atau surat elektronik. Selain lebih hemat, tidak menggunakan prangko, kertas, dan lain-lain, e-mail dapat terkirim hanya dalam hitungan detik saja.

6. Agen perjalanan (travel agent)

Beberapa tahun lalu, konsumen harus pergi ke agen perjalanan apabila ingin memesan tiket pesawat. Namun, kini konsumen dapat melakukannya sendiri melalui situs maskapai yang ingin digunakan.

Selain lebih praktis, konsumen dapat memilah sendiri, tiket mana yang paling murah.

7. Juru ketik

Peran juru ketik untuk masa depan diprediksi akan tergantikan oleh mesin atau software pengenal suara. Saat ini, para ahli dan perusahaan teknologi raksasa terus mengembangkan dan menyempurnakan sistem tersebut.

8. Reporter

Dengan meningkatnya layanan blog dan media online, profesi reporter media cetak atau koran diprediksi akan terus menurun.

Perangkat lunak pun kini sudah mulai dapat digunakan untuk menulis artikel. Sebagai contoh, The New York Times menggunakan teknologi situs web semantik untuk membuat pengumuman pernikahan.

Alih-alih seorang reporter menulis berita pernikahan, para pembaca dapat memasukkan informasi sendiri melalui dunia maya, seperti informasi pengantin, pekerjaan, dan banyak lagi. Informasi tersebut nantinya akan diatur sedemikian rupa oleh sebuah perangkat lunak untuk dijadikan sebuah artikel pengumuman pernikahan.

9. Penginput data (data entry)

Peran pekerjaan ini dapat digantikan oleh software pengenal suara, sama seperti juru ketik.

10. Telemarketer  

Tidak berbeda dari resepsionis, peran telemarketer juga bisa digantikan oleh sistem mesin penjawab otomatis.

Menurut Dobroski, ada beberapa jenis pekerjaan dengan keterampilan rendah, seperti telemarketer, dapat digantikan dengan mudah oleh tenaga mesin.Namun, pekerjaan yang membutuhkan kreativitas atau kemampuan sosial tinggi tidak akan tergantikan dengan mudah. (kompas)


No comments:

Powered by Blogger.