Header Ads

Menyusuri eksotisnya Hutan Mangrove Denpasar

Kegemaran petualang alam paling aku gemari, mulai dari menjelajah hutan seperti Kebun Raya Eka Sari Bedugul sampai menyusuri beberapa pantai mempesona di Pulau Seribu Pura di Bali ini. Jika anda kebetulan berada di kawasan Kota Denpasar, anda bisa memanjakan kegemaran anda yang suka berpetualang, yaitu dengan  menjajal eksotisnya hutan yaitu Hutan Bakau (mangrove).

Lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat Kota Denpasar, hanya menempuh perjalanan darat sekitar 15 menit dari pusat kota dan anda akan sampai di kawasan mangrove ini, tepatnya hutan ini terletak di sepanjang jalan By Pass Ngurah Rai arah Bandara Ngurah Rai, dan ke timur arah ke Pantai Sanur.

Begitu anda sampai di kawasan hutan mangrove, anda akan di sambut papan bertuliskan " Selamat Datang di kawasan wisata Hutang Mangrove". Anda tinggal membeli tiket masuk di loket yang ada di pintu masuk, maka mulailah penjelajahan anda masuk ke Hutan bakau.

Membaca informasi yang ada di pintu masuk ternyata hutan mangrove ini  adalah  kawasan wisata alam Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai. Perjalanan menyusuri masuk hutan mangrove, melalui jalan jalan yang terbuat dari kayu besi selebar 3 meter. Jalan dari kayu ini lah yang menembus kawasan hutan sampai dalam.

Suasana terasa menyatu dengan alam, tenang dan serasa kita dekat dengan sang pencipta. Selama "belusukan"  masuk ke arah yang semakin dalam, terdapat banyak spesies rawa seperti berbagai jenis kepiting dan hewan rawa lainnya. Tampak juga burung - burung pantai dan yang biasa dengan habitat rawa berterbangan dan hinggap di pohon bakau di sepanjang jalan.

Berbagai informasi keberadaan hewan dan tumbuhan dan kawasan ini banyak dijumpai di sepanjang lintasan jalan karena terpasang di papan informasi di tempat - tempat yang strategis.Hmm terasa segar mata dan pikiran melihat pohon dan habitat satwa yang berlalu lalang berkeliaran dikawasan ini,  kicauan burung pun nyaring terdengar .

Di beberapa titik/ tempat  terdapat menara (tower) terbuat dari kayu keras (besi) setinggi kurang lebih 3 - 4 meter dan ini difungsikan untuk melihat sekeliling kawasan hutan mangrove dengan mata telanjang atau dengan terepong juga bisa. Saat kami berkunjung kawasan ini sangat ramai, mreka yang berkunjung rata - rata berkelompok - kelompok, tampak beberapa wisatawan mancanegara  juga.

No comments:

Powered by Blogger.